Breaking News Internasional Umum

Amerika Serikat Krisis, Presiden Venezuela Menyumbangkan Dana Rp 6,6 M untuk Trump

Amerika Serikat Krisis, Presiden Venezuela Menyumbangkan Dana Rp 6,6 M untuk Trump
Amerika Serikat Krisis, Presiden Venezuela Menyumbangkan Dana Rp 6,6 M untuk Trump

Amerika Serikat Krisis, Presiden Venezuela Menyumbangkan Dana Rp 6,6 M untuk Trump – Presiden Venezuela Nicolas Maduro dikabarkan menyumbang dana Rp 6,6 miliar untuk inaugurasi Donald Trump. Padahal, negara itu tengah menderita persoalan ekonomi dan kekurangan pangan yang parah. Catatan komite pelantikan menunjukkan Citgo Petroleum, ┬ásebuah perusahaan AS yang berafiliasi dengan perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA, merupakan salah satu donor terbesar dalam serangkaian acara yang menandai inaugurasi Trump.

Amerika Serikat Krisis, Presiden Venezuela Menyumbangkan Dana Rp 6,6 M untuk Trump

Sumbangan tersebut tergolong sangat besar bahkan jika dibandingkan dengan dana yang diberikan sejumlah perusahaan AS. Perusahaan yang bergerak di bidang minuman Pepsi di ketahui menyumbang US$ 250.000, Walmart US$ 150.000 dan Verizon US$ 100.000. Sumbangan yang diberikan Venezuela setara dengan yang didonasikan oleh bank terbesar AS JPMorgan Chase dan Exxon. Masing-masing menyetor US$ 500.000 untuk kepentingan inaugurasi Trump. Sementara itu, Bank of America diketahui menyumbang dana sebesar US$ 1 juta.

Presiden Maduro dinilai telah berhati-hati dalam bersikap untuk tidak memusuhi Trump. Namun faktanya, pemerintahan Trump terus mengkritik pemerintahan Venezuela. Pada Februari lalu, Trump dilaporkan bertemu dengan seorang istri dari pemimpin oposisi Venezuela yang suaminya dipenjara. Pertemuan berlangsung di Gedung Putih. Lantas pada Selasa waktu setempat, Kementerian Luar Negeri AS merilis pernyataan yang mengecam kekerasan terhadap para demonstran anti pemerintah. Mereka yang bertanggung jawab atas penindasan kriminal terhadap aktivitas demokrasi damai akan bertanggung jawab secara pribadi atas perbuatan mereka terhadap rakyat venezuela dan institusi mereka, serta masyarakat internasional.

Venezuela sebuah negara yang berada di Amerika Selatan memiliki cadangan minyak terbesar di dunia. Perekonomian mereka sempat tumbuh positif namun belakangan rakyat Venezuela menuding Maduro mencuri kekayaan negara.